Bimbingan Konseling Islam

Kompetensi Lulusan S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Lulusan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Setelah menyelesaikan studi di jurusan Bimbingan dan Konseling Islam ini, para lulusan di kedua konsentrasi, baik untuk Konselor Masyarakat dan Konselor Pendidikan (Sekolah) secara teoritis diharapkan dapat memahami dan menguasai berbagai konsep dan pendekatan Bimbingan dan Konseling Islam, serta memiliki kapasitas intelektual untuk memahami masalah-masalah psikologis individu, kelompok (komunitas) dan masyarakat luas. Pada level praktis,

kompetensi untuk konsentrasi Konselor Masyarakat di jurusan BKI diharapkan mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah psikologi dalam keluarga dan masyarakat, melalui penyelenggaraan bimbingan dan konseling islam, pemberian motivasi dan pelatihan, serta tindakan mediasi dan advokasi.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Bimbingan dan Konseling Islam adalah Adapun untuk konsentrasi Konselor Pendidikan (Sekolah), pada ranah praktis, lulusannya juga diharapkan dapat mengidentifikasi & menyelesaikan masalah-masalah psikologis peserta didik, mampu merencanakan dan melaksanakan dan memberikan layanan bimbingan dan konseling islam sekaligus mengevaluasinya dalam bidang pribadi, sosial, belajar, karir, dan agama. Sehingga dapat menunjukkan kinerja akademik dan atau profesional dalam bidang bimbingan dan konseling islam di sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat luas.

Kompetensi Utama:
• Menguasai dimensi normatif dan teoritis dakwah (lan¬dasan filosofis, keilmuan, dan metodologi dakwah).
• Menguasai dimensi teknis-praktis dakwah (manajemen dakwah).
• Menguasai psikologi.
• Menguasai bimbingan konseling dan psikoterapi Islam.
Kompetensi Pendukung:
• Menguasai Ilmu Komunikasi dan Public Speaking.
• Menguasai pengetahuan di bidang Entrepreunership.
• Memiliki pengetahuan ten¬tang tema-tema dakwah kontemporer.
• Menguasai teknologi komu¬nikasi dan informasi.
• Memahami budaya lokal.

Peluang dan Karis

Bagi konsentrasi Konselor Masyarakat,  peluang profesi sangat luas ya’ni:

  • Penyuluh agama
  • Guru
  • Pembimbing/pendamping (advokasi)
  • Terapis islam
  • Dosen dan Peneliti
  • Konsultan
  • Motivator dan lain sebagainya.

Adapun lembaga atau instasi yang dapat dimasuki, antara lain:

  • BP4
  • LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat)
  • Dinas Sosial
  • LAPAS
  • Rumah Sakit
  • Pusat-pusat Rehabilitasi.