Memasuki akhir semester, siswa kelas 10 ditantang menguasai konsep termodinamika untuk menghadapi ujian. Artikel ini menyajikan contoh soal termodinamika kelas 10 semester 2 yang praktis dan mudah dipahami.
10 Contoh Soal Termodinamika Kelas 10 Semester 2
-
1. Sebuah gas ideal berada dalam silinder berisi 2 mol pada suhu 300 K. Data tersebut cukup untuk menghitung tekanan secara langsung.
Gunakan persamaan keadaan PV = nRT dengan R = 0,0821 L·atm·K⁻¹·mol⁻¹. Hasil perhitungan memberi tekanan sekitar 4,9 atm.
-
2. Pada proses isokhorik, volume sistem tetap 5 L dan suhu naik dari 250 K menjadi 350 K. Perubahan suhu ini mempengaruhi energi internal gas.
Karena volume konstan, kerja sistem =0, sehingga ΔU = nCvΔT. Nilai perubahan energi dapat dihitung bila diketahui kapasitas kalor molar.
-
3. Sebuah mesin kalor memiliki efisiensi 40% dan menerima 500 kJ panas dari sumber panas. Ini menunjukkan kemampuan mesin mengubah panas menjadi kerja.
Efisiensi η = W/Q₁, sehingga W = η·Q₁ = 0,4 × 500 kJ = 200 kJ. Nilai kerja ini dapat dibandingkan dengan output mesin lain.
-
4. Pada proses adiabatik, gas ideal menurunkan suhu dari 400 K menjadi 300 K. Hubungan ini bergantung pada rasio kapasitas panas spesifik gas.

Soal Termodinamika PDF Dengan γ = 1,4 untuk gas diatomik, tekanan akhir kira-kira 3,2 atm. Perhitungan ini mengasumsikan proses adiabatik ideal tanpa kehilangan panas.
-
5. Hitung entalpi standar pembentukan air (l) jika diketahui ΔH_f°(H₂) = 0 kJ/mol dan ΔH_f°(O₂) = 0 kJ/mol, serta ΔH_f°(H₂O) = -285,8 kJ/mol. Proses ini penting dalam kimia fisik.
Reaksi pembentukan: H₂ + ½O₂ → H₂O. Jadi ΔH_rxn = ΔH_f°(H₂O) – [ΔH_f°(H₂)+½ΔH_f°(O₂)] = -285,8 kJ/mol. Nilai negatif menunjukkan reaksi eksotermik yang melepaskan energi.
-
6. Sebuah sistem termodinamika menerima 150 kJ panas dan melakukan kerja sebesar 60 kJ. Kerja yang dilakukan mengurangi energi total yang diserap.
ΔS = (Q_rev)/T = (150‑60) kJ / 300 K = 0,3 kJ·K⁻¹. Nilai entropi positif menunjukkan peningkatan ketidakteraturan sistem.
-
7. Pada proses isobarik, tekanan tetap 1,5 atm dan volume berubah dari 8 L menjadi 12 L. Kerja positif berarti sistem melakukan kerja pada lingkungan.
Kerja W = PΔV = 1,5 atm × 4 L = 6 L·atm ≈ 608 J. Jika nilai Q diketahui, perubahan energi dalam dapat dihitung secara lengkap.
-
8. Jika kalor jenis air sebesar 4,18 J/g·K, berapa energi yang diperlukan untuk memanaskan 250 g air dari 20°C menjadi 80°C? Energi ini biasanya diukur dalam satuan kilojoule untuk kemudahan.








Tinggalkan Balasan